UNTUKMU SAYANG
Menanti harap yang tak kunjung jua menggembirakan rasa
Sehingga kadang kau arahkan sauh mu menarik jangkar dari dermaga cinta
Tuk sekedar mengarah ke tengah lautan menatap birunya yang indah,,
Sayang,,entah bagaimana ku mendamaikan hatimu tuk tak rapuh diterjang gelombang
Tuk tak terhempas dirundung badai,,
Jika kau tahu lelahmu adalah perihku,,,
Andai kau tahu penatmu adalah gelisahku,,
Apakah masih ada mungkin tuk dirimu merapat merubah arah tujuan pasti??..
Sayang,,,
Sebelum tubuhmu merapat diperaduan,,malam ini
ingin rasanya ku lukis indah malam dengan untaian doa pelepas lelapmu
penawar ringkihnya ragamu,,
Izinkan ku duduk di sampingmu,,melihat nur di sejuk matamu,,
Yang menambah kelengkapan cahaya langit dengan gugusan bintangnya,,
Kuharap rangkaian kata yang tak terlalu indah ini mampu menjadi pengikat batin yang terasa hambar,,
Mampu menjadi pelebur Ego dan arogansi semata,,,,yang ada,,
Sayang,,,Harusnya kupahami dirimu dengan lembutku,
Namun perangai ini terkadang dikuasai nafsu,,,tuk bertindak,,tuk bercakap,,
Maka kali ini kuhaturkan maafku dalam untaian kata ,penyambung lidah yang kelu saat harus menatapmu
Sayang,,
Kuyakinkan Tangan Penguasa alam tlah menyatukan kita dengan cintaNya
Lalu Apa masih ada Alasan tuk Kita sehingga tidak memeliharanya???…
Mari tetap dalam satu doa,,satu harap,,satu mahligai,,,satu arah,,,diatas SYARIAT NYA,,,!!!!!
DUA DUNIA
Siapa dia..seorang wanita dengan paras asia
Tergambar semburat merah muda dalam senyumnya..
Yang sanggup memberi rasa bahagia kepada kaum papa..
Terbalut hati,terucap asa,terjalin cinta..
Saat keyakinan tak berkompromi,merubah wajah ceria seketika pergi,meninggalkan hati untuk dicaci..
Dua dunia dia berkata,dan cinta tak’kan bisa sama…
Tergambar semburat merah muda dalam senyumnya..
Yang sanggup memberi rasa bahagia kepada kaum papa..
Terbalut hati,terucap asa,terjalin cinta..
Saat keyakinan tak berkompromi,merubah wajah ceria seketika pergi,meninggalkan hati untuk dicaci..
Dua dunia dia berkata,dan cinta tak’kan bisa sama…
CINTA YANG AGUNG Adalah ketika kamu menitikkan air mata dan masih peduli terhadapnya.. Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu masih menunggunya dengan setia.. Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu masih bisa tersenyum sembari berkata ‘Aku turut berbahagia untukmu.. Apabila cinta tidak berhasil …Bebaskan dirimu… Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas lagi.. Ingatlah…bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangannya.. Tapi..ketika cinta itu mati.. kamu tidak perlu mati bersamanya Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu menang..MELAINKAN mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh.. PRAJURIT JAGA MALAM Waktu jalan. Aku tidak tahu apa nasib waktu ? Pemuda-pemuda yang lincah yang tua-tua keras, bermata tajam Mimpinya kemerdekaan bintang-bintangnya kepastian ada di sisiku selama menjaga daerah mati ini Aku suka pada mereka yang berani hidup Aku suka pada mereka yang masuk menemu malam Malam yang berwangi mimpi, terlucut debu...... Waktu jalan. Aku tidak tahu apa nasib waktu ! PERIH DI SEYUMKU Tak sanggup aku tuk menyaksikan ku hanya tertunduk saat kau tersenyum untuknya kasihmu Tak mampu aku tuk berkata ku hanya bernanyi di hari bahagia untukmu Inikah balasmu seribu hari ku disana lelah ku untukmu mengenangmu inikah takdirku saat kukira tertawa namun hanya perih disenyumku... |
SEBUAH KTA UNUKMU
Aku hanya termenung
tak sepatah katapun
terucap dari bibirku
aku hanya menyaksikan
saat kau...
mengecup hangat bibirnya
Aku hanya menunggu
hanya menunggu
kau mengerti
apa yang kurasa
apa yang kupendam
Air mataku tak dapat kupendam
saat kau berkata
aku ada untuk menemanimu
tapi bukan tuk dicintai
Aku mengerti
aku hanya luconan bagimu
yang akan kau lupakan
yang akan kau hina
Sebuah kata untukmu
Biarlah aku mencintaimu
tulus sangat tulus
walau kau takkan pernah
sedikitpun mencintai aku
AKU BERJALAN DIATAS MIMPIKU
Langit gelap
tak ada satupun cahaya yang menerpa wajahku,
sunyi sungguh sunyi,
tak ada satu bintang pun yang biasanya bertaburan...
hanya rintikan air yang jatuh terjun ke bumi
terbang bagaikan bersayap
Aku sendiri hanya sendiri
tak ada satu orang pun yang menatapku
Di ruang gelap ini aku bermimpi
kutuliskan disebuah kertas putih
mimpi-mimpiku kuharap ia mengerti
mimpi dari seorang yang sendiri
Angin berhembus semakin kencang
meniup rambutku dan menyapaku
Pencil kayu di tanganku terjatuh
terkapar di atas kertas putih
Mengapa wahai angin?
apa aku tak boleh bermimpi?
aku bingung...aku tak mengerti
Aku hanya bermimpi
tak berharap tuk jadi nyata
Aku hanya menanti
tak berharap akan menghampiri
Ku ambil pencil kayu
yang terkapar lemah
di atas kertas putih
tangan ku mulai menari-nari
menuliskan mimpi-mimpiku
mimpi akan sempurna
mimpi akan bahagia
Setetes air jatuh dan berderai
tumpah dari atas gubuk ini...
ah...mengapa ada saja yang sengaja
menggangu aku bermimpi
Coretan ku
tentang mimpiku
Menjadi suatu yang tak kumengerti
aku kesal...sungguh kesal
aku lalu berjalan
aku berjalan dengan kesalku
tapi aku masih ingin bermimpi
Baru kulangkahkan kakiku
melewati batas tanah
dan jalan rumahku
aku terkejut
sebuah kereta besi beroda empat
hampir menyapaku dan menyentuhku
aku hampir mati...
Aku langsung tersadar
dari mimpi dan sesalku
Jangan pernah bermimpi
dan hanya bermimpi...
Langkahkan kakimu
dan lakukan mimpimu...
jangan hanya diam
atau berjalan...
berjalan di atas mimpi
UNTUKMU TEMAN
Saat daun berguguran jatuh ke bumi
terbang bagaikan bersayap
Aku teringat sebuah kenangan yang tak pernah hilang
Sebuah kenangan yang terindah
Ku coba tuk tersadar dari lamun ku
Sebuah sinar terang mentari
seakan menyapa ku
dan memaksa ku untuk kembali termenung
Tak pernah bisa ku lupakan
Saat canda tawa menemani ku
Tak pernah bisa ku hilangkan
Sebuah senyum yang melekat saat menatap ku
Sesal dihatiku
yang selalu ku pendam
marah di tubuhku
yang benci akan keraguanku
terbang bagaikan bersayap
Aku teringat sebuah kenangan yang tak pernah hilang
Sebuah kenangan yang terindah
Ku coba tuk tersadar dari lamun ku
Sebuah sinar terang mentari
seakan menyapa ku
dan memaksa ku untuk kembali termenung
Tak pernah bisa ku lupakan
Saat canda tawa menemani ku
Tak pernah bisa ku hilangkan
Sebuah senyum yang melekat saat menatap ku
Sesal dihatiku
yang selalu ku pendam
marah di tubuhku
yang benci akan keraguanku
Aku benci...
aku kesal...
mengapa saat kau menyayangiku
aku tak peduli...
mengapa saat kau berkata
aku tak percaya...
maaf kan aku teman
maaf kan aku...
ku tak percaya...
tuhan begitu sayang padamu
begitu cepat kau kembali
begitu cepat kau pergi...
tenang lah disana...
abadilah disisinya...
sebuah doa dan kenangku
untuk mu selamanya...
SAAT AKU MENGECUP BIBIRMU
Terkenang...
aku satu kisah cinta
saat aku...
mengecup bibirmu
Kudengar...
Lembut katamu
"aku sayang padamu tetaplah untukku"
Namunku tak bisa
tuk tetap disisimu...
tapi kan kujaga cinta ini
Kutatap...
indah matamu
yang seakan...
tak ingin kepergianku
aku satu kisah cinta
saat aku...
mengecup bibirmu
Kudengar...
Lembut katamu
"aku sayang padamu tetaplah untukku"
Namunku tak bisa
tuk tetap disisimu...
tapi kan kujaga cinta ini
Kutatap...
indah matamu
yang seakan...
tak ingin kepergianku
Tunggulah aku...
Ku kan kembali
untuk membawamu ke pelukanku
namun kini...
semua t'lah hilang
kau t'lah pergi
pergi tak kan kembali...
Tangis dan rinduku untukmu
kan slalu kukenang
dirimu dan cintamu
saat aku mengecup bibirmu...
TAK MENGERTI
namun aku tak pernah menemukan
Semakin jauh aku dari kehidupan
semakin aku tak menemukannya
Ada apa ini?
mengapa begitu sulit?
apa salahku?
Apa ini takdirku?
Selalu sendiri dan sendiri
Jika aku tahu...
aku tak ingin hidup
bila hanya sendiri...
CINTA ABADI
Inilah cintaku..
Untukmu, Sayangku..
Semoga selalu abadi
Tak lekang dimakan waktu
Inilah kasih sayangku
Yang selalu hanya untukmu
Semoga kan abadi
Tak kan lenyap dan hilang
Meski ajal menjemput
Ku sadar tak akan bisa..
Hidup tanpamu
Ku tak akan mampu..
Ku lemah tanpamu
Ku bisa mati tanpa cintamu
Ku tak mau lepas dari pelukanmu
Ku tak mau jauh darimu
Ku hidup hanya untukmu
Untuk selamanya ku hanya milikmu
Ku tak bisa kehilanganmu
Ku ingin terus bersamamu
Semoga cinta kita abadi
Untuk selamanya..
Aku cinta kamu..
KOSONG
Kubuka mataku
saat mentari baru terjaga
aku bingung , aku ga mengerti
Kulangkahkan kakiku
tanpa tujuan yang pasti
hanya ada kekosongan
jauh di dalam hatiku
aku pun berlari
kurasakan angin
bertiup ketatapanku
seakan ia mengerti
Inginku diam
dan hanya diam
air mataku terbang
tanpa sayap jatuh ke bumi
Apa aku tercipta
untuk jalani seperti ini
penuh kebohongan
penuh kekosongan
saat mentari baru terjaga
aku bingung , aku ga mengerti
Kulangkahkan kakiku
tanpa tujuan yang pasti
hanya ada kekosongan
jauh di dalam hatiku
aku pun berlari
kurasakan angin
bertiup ketatapanku
seakan ia mengerti
Inginku diam
dan hanya diam
air mataku terbang
tanpa sayap jatuh ke bumi
Apa aku tercipta
untuk jalani seperti ini
penuh kebohongan
penuh kekosongan






Tidak ada komentar:
Posting Komentar